Pasang iklan

Sebanyak 905 Kasus Kekerasan pada Perempuan dalam Empat Tahun Terakhir

Gema.id Sulteng, Palu – Dalam kurun waktu empat tahun terakhir angka kekerasan terhadap perempauan di Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalami peningkatan dan kota Palu menjadi kota yang paling banyak ditemui atas kejadian tersebut.

“Kekerasan terhadap perempuan di Kota Palu atau sebesar atau 41,2 persen selama empat tahun terakhir terhitung,”

kata Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan Khusus Anak DP3A Sulteng Sukarti, dikutip dari Antara Rabu (8/1/2020).

Sukardi mengemukakan terdapat 905 kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Palu atau sebesar 41,2 persen selama empat tahun terakhir sejak 2016-2019. Palu sendiri merupakan kota dengan populasi jumlah penduduk terbanyak di Sulteng, yaitu 384.475 jiwa, perempuan berjumlah 192.001 dan laki-laki berjumlah 192.474 jiwa.

Akses informasi yang lebih mudah dibandingkan daerah lainnya, memudahkan akses untuk mengetahui hal tersebut. Sementara daerah yang paling sedikit terjadi kekerasan perempuan, yaitu 34 kasus atau 1,5 persen dari total kasus yang terjadi di Sulawesi Tengah.

Sementara dari data keseluruhan, pada tahun 2016 jumlah kekerasan terhadap perempuan berjumlah 483 kasus, lalu meningkat menjadi 44,7 persen kasus atau 699 pada tahun 2017. Kasus ini menurun pada tahun 2018 menjadi 243 kasus dan 243 kasus di tahun 2019.

“Jika digabungkan dengan korban kekerasan laki-laki, maka secara keseluruhan terdapat 2.255 kasus kekerasan di Sulawesi Tengah,” kata Sukardi.

Tinggalkan komentar